Lima Amalan Menjelang Ramadhan yang Dianjurkan Dilakukan Muslim Sambut Bulan Suci.

  • Bagikan

Oleh : Siti Nur Kholifah

Muslim dianjurkan menyambut Bulan Ramadhan dengan penuh kegembiraan dan suka cita. Salah satunya dengan melakukan amalan menjelang Ramadhan  yang akan datang dalam hitungan hari. Tahun ini, sesuai kalender awal Puasa Bulan Ramadhan jatuh pada Minggu, 3 April 2022. Namun, keputusan awal 1 Ramadhan 1443 H/ 2022 masih harus menunggu sidang isbat yang akan digelar Kementerian Agama (Kemenag) pada Sabtu, 2 April 2022 mendatang.

Apa Saja Amalan Menjelang Bulan Ramadhan? Bulan Suci Ramadhan tinggal hitungan hari. Meski masih berada di masa pandemi Covid-19, Muslim patut menyambut datangnya Bulan Ramadhan penuh suka cita dan kegembiraan dengan melakukan amalan-amalan yang diajarkan agama. Keutamaan Bulan Ramadhan bagi Muslim sangat besar karena di bulan suci itu semua amal ibadah dilipatgandakan pahalanya. Bulan Ramadan adalah anugerah dan nikmat yang agung yang telah diberikan oleh Allah SWT kepada umat Nabi Muhammad SAW.

Di dalamnya terdapat keutamaan- keutamaan dan hikmah khusus yang diberikan Allah kepada hambanya yang ikhlas dan tulus menjalankan ibadah puasa, serta ibadah-ibadah lainnya. Dalil diwajibkannya puasa di Bulan Ramadhan termaktub dalam Al Quran, Surat Al Baqarah Ayat 183. Allah SWT berfirman:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُتِبَ عَلَيۡكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atasmu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelummu agar kamu bertakwa”. (QS. al-Baqarah, 2:183).

Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya: Dari Abu Hurairah r.a., Nabi SAW bersabda: “Siapa yang melaksanakan puasa Ramadhan dengan keimanan dan keikhlasan, maka diampuni dosanya yang telah berlalu”. (Hadis Shahih, riwayat al-Bukhari: 37 dan Muslim: 1266).

Berikut 7 amalan menjelang Ramadhan:

  1. Banyak Berdoa

Selain memperbanyak ibadah sunnah di bulan Ramadhan nanti, hal yang patut dirutinkan adalah  terus berdoa kepada Allah SWT supaya dipertemukan dengan bulan yang penuh kemuliaan. Doa yang masyhur, khususnya yang sering dibaca oleh masyarakat Indonesia, dan umumnya oleh ummat Islam dunia, sebuah doa yang diriwayatkan oleh sahabat Anas bin Malik ra dari nabi Muhammad saw bahwasanya beliau ketika memasuki bulan Rajab berdoa:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجب وَشَعْبَانَ ، وَبَلغنَا رَمَضَانَ

Allahumma baariklanaa fii rajaba wa sya’baana wa ballighnaa ramadhoona

Artinya: “Ya Allah berkahilah kami pada bulan rajab dan sya’ban, dan sampaikan kami di bulan ramadhan.”

  1. Puasa Sunnah

Menyambut Bulan Ramadhan, muslim disunahkan untuk menjalankan ibadah seperti Puasa Rajab, Puasa Syaban, Puasa Senin Kamis, Puasa Daud maupun Puasa Ayyamul Bidh. Hal ini bertujuan melatih diri sebelum menyongsong Bulan Ramadhan yang diwajibkan berpuasa penuh sebulan.

  1. Menyegerakan Puasa Qadha

Bagi yang masih punya utang Puasa Ramadhan pada tahun lalu, sesegera mungkin menggantinya dengan puasa qadha. Di Bulan Syaban ini, merupakan momen terakhir membayar puasa ganti Ramadhan.

Siti Aisyah RA juga memperbanyak Qodho Puasa di Bulan Syaban sebagaimana dituangkan dalam hadits.

عَنْ أَبِي سَلَمَةَ قَالَ سَمِعْتُ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا تَقُولُ كَانَ يَكُونُ عَلَيَّ الصَّوْمُ مِنْ رَمَضَانَ فَمَا أَسْتَطِيعُ أَنْ أَقْضِيَ إِلَّا فِي شَعْبَانَ قَالَ يَحْيَى الشُّغْلُ مِنْ النَّبِيِّ أَوْ بِالنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Dari [Abu Salamah] berkata; Aku mendengar [‘Aisyah radliallahu ‘anha] berkata: “Aku berhutang puasa Ramadhan dan aku tidak bisa mengqadha’nya kecuali pada bulan Sya’ban“. Yahya berkata: “Karena dia sibuk karena atau bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam “. (Bukhari 1814).

  1. Ziarah Kubur

Di beberapa daerah di Tanah Air khususnya di Jawa, masyarakat Muslim menyambut datangnya Ramadhan dengan melakukan ziarah kubur atau nyekar ke makam orang tua dan kerabat. Secara eksplisit memang tidak disebutkan untuk ziarah kubur jelang puasa Ramadhan. Namun, melakukan ziarah kubur pada dasarnya baik dan bukan bid’ah termasuk saat menyambut Bulan Suci Ramadhan seperti yang lazim dilakukan sebagian masyarakat Muslim di Indonesia. Disunnahkan memperbanyak ziarah dengan tujuan supaya dapat mengambil pertimbangan, peringatan serta teringat kehidupan akhirat.

  1. Meminta Maaf

Secara umum saling bermaafan itu dilakukan kapan saja, tidak harus menunggu momen Ramadhan atau Idul Fithri. Karena memang tidak ada hadits atau atsar yang menunjukkan ke arah sana. Namun, agar puasa Ramadhan bisa dijalani lebih khusyuk dan tanpa hambatan terlebih jika masih punya salah dengan orang lain seyogianya segera meminta maaf.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW tentang hal itu. Dari Abi Hurairah ra. bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Siapa yang menegakkan Ramadhan dengan iman dan ihtisab, maka Allah telah mengampuni dosanya yang telah lalu. (HR. Bukhari dan Muslim).

Demikian pembahasan mengenai amalan menyambut Bulan Ramadhan agar puasa yang akan dijalani penuh hikmah dan kehusyukan sehingga bisa meningkatkan iman dan takwa kepada Allah dan keluar sebagai orang-orang yang bertakwa.

Wallahu A’lam

 

Penulis adalah Mahasiswi Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro Angkatan 2020

Facebook                           : alifakholifah

Instagram                          : alifakholifah

 

  • Bagikan