oleh

Diknas Jatim Siap Laksanakan Ujian SMA Melalui Smartphone

Dinas Pendidikan Jawa Timur siap melaksanakan Ujian Satuan Pendidikan Berbasis Komputer dan Smartphone (USP – BKS) tingkat SMA pada 2 -11 Maret 2020 mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Wahid Wahyudi, usai Rapat Kerja Kepala SMA Negeri dan Swasta se-Jatim di Surabaya, Kamis (13/2) mengatakan, try out (uji coba) USP – BKS  dilakukan pada 2-3 Februari 2020.

“Hasil dari try out dibagikan kepada semua kepala sekolah pada Raker hari ini, sehingga para kepala sekolah bisa melihat kondisi dan kemampuan siswanya, sehingga bisa melakukan pernaikan terhadap mata pelajaran mata yang nilainya rendah, mungkin dalam waktu yang tersisa ini bisa dioptimalkan, untuk mengejar ketertinggalan,” harapnya.

Dikatakannya, hasil try out memberi gambaran jika siswa SMA di Jatim siap melaksanakan USP – BKS. “Alhamdulillah dengan soal yang berbobot, para siswa nilainya sudah cukup bagus, dan beberapa SMA yang menempati rangking tujuh terbaik kami beri penghargaan di antaranya dari Surabaya, Kediri, dan Malang,” ungkapnya.

Sementara, Kepala SMAN 9 Surabaya, Mochammad Shadali mengaku, terbiasa menggunakan smartphone untuk ujian, bahkan telah digunakan sejak tahun lalu saat sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Selain karena keterbatasan komputer, penggunaan smartphone dinilai menghemat sesi dalam ujian. Namun, dalam try out USP-BKS lalu, sekolah menemukan kendala dalam pelaksanaan ujian mata pelajaran pilihan.

Menurutnya, saat pergantian mata pelajaran pilihan, kadang siswa salah masuk, ada yang tiba-tiba langsung terpilih mata pelajarannya, padahal mereka tidak memilih. “Jika salah memilih mata pelajaran, siswa harus keluar aplikasi secara manual dan mulai lagi,” jelas Shadali.Walau tidak mempengaruhi waktu ujian, Shadali berharap, aplikasi USP-BKS bisa mengadopsi sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), dimana sistem pada tersebut, mata pelajaran pilihan siswa sudah diatur sejak awal. “Kalau harus keluar masuk aplikasi sedikit banyak akan mempengaruhi konsentrasi siswa,” imbuhnya.

Umpan Berita