Screening Kesehatan Ketat Awali Diklatsar Banser

  • Bagikan

Bojonegoro,- Kesehatan fisik dan mental dalam untuk jadi Banser memang mutlak dibutuhkan. Nyatanya Banser memang dibutuhkan banyak dibidang fisik. Untuk itulah hari ini Banser Satkorcab Satuan Basada men Screening kesehatan total seluruh calon peaerta Pendidikan & Latihan Dasar (Diklatsar) Kapas.

Bertempat di Pondok Pesntren Al-Ubaidilah Desa Sambiroto Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro kegiatan Diklatsar tersebut dilaksanakan. Diawali dengan pemeriksaan Administrasi kelengkapan calon peserta. Setelah itu panitia mengarahkan calon peserta ke tempat screening kesehatan yang dihandle penuh oleh Basada Satkorcab Bojonegoro. Ditempat tersebut dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dan tensi tekanan darah oleh personel Basada.

Kemudian sebuah form isian dengan 12 pertanyaan diajukan pada calon peserta. Mulai pertanyaan pernah sakit dalam tiga hari terakhir dan diakhiri dengan pertanyaan siap mengikuti Diklatsar sampai akhir. Satu demi satu ditanyakan pada calon peserta.

Sofan Solikin Kepala Satuan Kusus Basada mengatakan, screening yang dilakukan merupakan persyaratan wajib sebelum masuk kemateri Diklatsar. Karena materi fisik dan mental ada dalam Diklatasar. “Kita dari pihak Basada Satkorcab Bojonegoro tidak ingin kecolongan, makanya screening kesehatan kita lakukan secara ketat” kata Ndan Sofan panggilan akrabnya

Ndan Sofan panggilan akrabnya menambahkan Diklatsar merupakan jenjang awal sebagai Banser. Tak jarang latihan fisik dilakukan dengan keras. Maka kesehatan prasyarat yang harus dipenuhi. “Makanya screening kesehatan dilakukan secara begini” kata Ndan Sofan sambil nunjuk personel yang melakukan kegiatanya.

Sementara itu Sutrisno Kepala Satuan Koordinasi Rayon Kecamatan Kapas selaku tuan rumah mengatakan, enam puluh tujuh calon peserta Diklatsar yang sudah konfirmasi. Kebanyakan dari kecamatan Kapas. “Kita ingin memperbanyak kader dari lokal” katanya

Sementara itu Hamam As Sulthoni Kepala Sekretariat Markas mengatakan, Diklatsar adalah jenjang masuk jadi anggota Banser, pasukan militan dari NU untuk meniti jalan para pejuang kususnya dari Nahdlatul Ulama.

  • Bagikan