Sasar Muzakki dan Mustahik Di Masyarakat, BAZNAS Bojonegoro Gencarkan Pembentukan UPZ Masjid

  • Bagikan

Badan Amil Zakat Nasional atau yang biasa disingkat BAZNAS Kabupaten Bojonegoro gencarkan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat Masjid. Hal ini sesuai dengan Perbaznas Nomor 2 Tahun 2016 tentang Pembentukan UPZ Masjid.

Menindaklanjuti peraturan tersebut, saat ini BAZNAS Bojonegoro telah membentuk dan memberikan SK kepada 49 UPZ Masjid yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Bojonegoro. Salah satunya, yakni Masjid Baiturrahman Desa Kadungrejo, Kecamatan Baureno.

Pada Kamis, (13/01/2022) BAZNAS Bojonegoro berkunjung ke Masjid Baiturrahman Desa Kadungrejo guna sosialisasi sekaligus serah terima Surat Keputusan (SK) UPZ Masjid. Agenda ini dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Bojonegoro, seluruh pengurus UPZ Masjid dan beberapa relawan BAZNAS.

Dalam sambutannya, Ustadz Agus Sholahuddin, M.H.I., selaku Wakil Ketua I BAZNAS Bojonegoro mengungkapkan, pembentukan UPZ Masjid ini sesuai dengan Peraturan BAZNAS nomor 2 tahun 2016 tentang pembentukan UPZ. Adapun salah satunya yakni UPZ Masjid. Adanya UPZ Masjid berarti seluruh pengumpulan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang terkumpul berarti dikelola 100 persen oleh Masjid itu sendiri. Namun, UPZ Masjid wajib melaporkan kegiatan pengumpulan, pendistribusian, dan pelaporannya ke BAZNAS.

“Setelah menjadi UPZ, maka pengurus sudah menjadi amil syar’i. Artinya, amil resmi yang sah dan dapat mengelola dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Adanya UPZ Masjid ini juga sebagai upaya untuk mengoptimalkan pengumpulan dana ZIS di kalangan masyarakat. Nantinya, dana ZIS yang telah terkumpul, akan disalurkan kepada mustahik setempat berupa program yang telah direncanakan sebelumnya,” terang pria yang kerap disapa Ustadz Agus tersebut.

Beliau juga menambahkan, “Misalnya, UPZ Masjid dapat membuat program yang bersifat produktif. Mustahik yang masih sehat dan kuat bekerja, bisa dibelikan rengkek sayur. Mereka akan lebih berdaya dan giat bekerja untuk dapat meningkatkan taraf perekonomian. Harapannya, mustahik menjadi produktif dan dapat mengembangkan usaha yang dimiliki, sehingga tidak menutup kemungkinan status mustahik dapat berubah menjadi muzakki,” pungkasnya.

Selama sosialisasi berlangsung, para pengurus UPZ Masjid Baiturrahman Desa Kadungrejo juga aktif bertanya dan berdiskusi. Diakhir acara, para relawan BAZNAS Bojonegoro melakukan pendampingan pengisian Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) UPZ Tahun 2022.

Melalui pengisian RKAT yang disepakati bersama, harapannya dapat melecutkan semangat para pengurus UPZ untuk mencapai target pengumpulan dana ZIS, sehingga akan memberi dampak positif untuk mengentaskan kemiskinan di masyarakat setempat.

  • Bagikan