Penuhi Permintaan, Basada Bojonegoro Lakukan Penyemprotan & Sosialisasi di RA-MI Al Fatah

  • Bagikan

Bojonegoro,- Demi memutus rantai penularan Covid-19, Banser Husada Satuan Koordinasi Cabang (Basada Satkorcab) Bojonegoro terus melakukan penyemprotan dan sosialisasi. Hari ini Senin (20/09/2021) melakukan keguatan penyemprotan dan sosialisasi. Bertempat di Roudlatul Atfal – Madrasah Ibtidaiya (RA-MI) Al-Fatah, Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.

Sebanyak lima personel medis dari Banser tersebut hadir di lokasi tersebut. Mereka membawa perlatan yanh di butuhkan untuk mendukung kegiatanya. Dimulai jam 10.30 waktu setempat dengan meeting kecil mereka membagi tugas dan sasarannya. Setelah itu mereka melakukan penyemprotan menyeluruh di komplek RA-MI Al-Fatah.

Kegiatan penyemprotan tersebut selesai dalam dua jam. Setelah itu mereka berkumpul dan menemui pihak pengurus yang ikut hadir menyaksikan kegiatan tersebut. Mereka menyampaikan sosialisasi untuk tetap mematuhi anjuran dari pemerintah dengan protokol kesehatan ketat dan menyukseskan vaksinasi.

Pengurus yang hadir kepala sekola MI Ustadz Slamet mengatakan ” Terimakasih Banser Husada. Terus berjuang dan kita menunggu kapan kesiapan kita baksos pengobatan tradisional di sekolah ini” kata Slamet yang juga Ketua Pergunu kalitidu dan Ketua Lembaga Ma’arif kalitidu itu.

Sementara itu Sofan Solikin Ditemui di sela kegiatan tersebut Sofan Solikin Kepala Basada Satkorcab Bojonegoro mengatakan “kita harus ileng lan waspodo (ingat dan waspad.red) karena Covid belum usai,” kata Sofan Solikin. Dia menambahkan “meski kita sudah level 1 potensi peningkatan kasus masih mungkin kalau kita abai dengan prokes,” tambah Ndan Sofan panggilan akrabnya.

Dia juga menerangkan “ingat kita akan hidup berdampingan dg covid, maka prosedur hidup berdampingan harus kita ikuti agar semua sehat semua selamat” terang Ndan Sofan yang juga berprofesi sebagai dokter tersebut.

Ndan sofan juga menceritakan hal ikhwal kedatanganya di kompleks Al-Fatah tersebut “Kami merespon baik permintaan dari kepala sekolah MI ini untuk melakukan pengobatan tradisional di lingkungan guru. Semoga guru sehat dan mampu terus mendidik anak bangsa menjadi generasi unggul dan berguna bagi Nusa dan Bangsa.” pungkasnya

  • Bagikan