oleh

Pasca Bencana, Dinas Pertanian Siapkan Cadangan Pangan.

13/1/2020

Ponorogo, Kliksajajatim.co – DINAS Pertanian Ponorogo telah bersiap menyediakan cadangan pangan pasca bencana untuk para korban bencana alam yang sangat mungkin terjadi pada 2020 ini. Cadangan ini berasal dari anggaran Pemkab Ponorogo, Pemprov Ponorogo maupun Pemerintah Pusat.

Dikutip dari laman resmi pemrovponorogo. Kabid Ketahanan Pangan Kabupaten Ponorogo Tamar Mahara Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perkebunan, Senin (13/1/2019), menjelaskan, Kabupaten Ponorogo memang dinilai sebagai kabupaten yang memiliki kerawanan bencana. Baik di musim penghujan maupun di musim kemarau. Saat kemarau ada puluhan desa berpotensi menderita bencana kekeringan. Namun, di musim penghujan banyak titik yang berpotensi mengalami bencana alam tanah longsor, banjir, dan angin puting beliung.

“Daerah-daerah yang rentan bencana harus berbenah menghadapi risiko bencana. Dalam rangka mitigasi bencana di daerah, daerah wajib memiliki rencana kedaruratan yang jelas dan kuat. Sehingga, setiap daerah dalam penganggarannya dan kebijakannya selalu membuat langkah untuk antisipasi bencana alam dan penanganan paska bencana alam,” ungkap Tamar.

Dikatakannya, Dinas Pertanian Kabupaten Ponorogo setiap tahun juga melakukan langkah tersebut. Sebab saat bencana alam, banjir misalnya, tentunya akan menimbulkan kerugian bagi para petani. Ini karena sawah terendam sehingga kegagalan panen berpotensi terjadi.

“Dinas Pertanian, dalam hal ini bidang Ketahanan Pangan, setiap tahun berusaha mengajukan alokasi candangan pangan. Ini kaitannya dengan penangannan paska banjir. Baik dari APBD II (anggaran tingkat kabupaten), APBD I, maupun APBN,” ujarnya. Soal besaran anggaran, dikatakannya, akan disesuaikan dengan kebutuhan.

Pada 2019 lalu, untuk penanganan pasca banjir di Ponorogo (banjir Maret 2019), dinas yang saat ini bergabung dengan Dinas Pertanian ini melaksanakan progam perbaikan gizi dengan tanaman dan kolam ikan lele. Sedangkan dari Pemprov Jatim, para korban banjir mendapatkan bantuan 5 ton beras. Di antaranya warga di Desa Paju, Kecamatan Ponorogo.

“Di 2020 ini pada perencanaan anggaran sudah disiapkan alokasi dana pasca bencana dari APBD Kabupaten Ponorogo. Jika tidak cukup maka akan dikomunikasikan dengan provinsi maupun pusat,” pungkasnya.

Umpan Berita