oleh

Kasus Keabsahan Nama Bupati Anna Mu’awanah, Disdukcapil Mangkir dari Undangan Rapat dengan Komisi A DPRD Bojonegoro

Sejumlah perwakilan dari Organisasi Masyarakat Banteng Merah Putih menyatakan kecewa dengan tidak hadirnya Dinas Pencatatan Sipil dan Kependudukan (Discapilduk) Bojonegoro dalam rapat dengar pndapat dengan Komisi A DPRD Bojonegoro terkait kasus keabsahan nama Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah.

“Ini mengecewakan, dan kami meminta agar DPRD kembali menjadwalkan ulang secepatnya” ujar anggota Banteng Merah Putih Anwar Soleh usai dengar pendapat dengan DPRD Bojonegoro, Jumat 4-Juni-2021.

Rapat dengar pendapat antara Komisi A DPRD Bojonegoro dengan pihak Banteng Merah Putih, terkait dengan keabsahan nama Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah. Namun, pihak yang ditunggu-tunggu, yaitu dari Discapilduk Bojonegoro tidak hadir di acara tersebut. Bahkan dari pihak DPRD Bojonegoro hanya dihadiri empat orang saja.

Anwar Soleh mengatakan, tidak hadirnya Discapilduk dalam rapat dengar pendapat tersebut sangat mengecewakan. Semeatinya jika Kepala Discapilduk tidak bisa hadir atau berhalangan bisa diwakilkan staf yang berkompeten untuk hadir.”Mengecewakan,” tandas mantan Ketua DPRD Bojonegoro ini.

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro Imam Solikin menyampaikan jika ketidakhadiran Kepala Discapilduk Bojonegoro lantaran sedang sakit dan dalam perawatan di Surabaya.
Sebagai wakil rakyat lembaganya memfasilitasi atas aduan tersebut.
Tindaklanjutnya pihak DPRD akan mendengarkan dari berbagai pihak dan menelaah secara detail permasalahan tersebut. Apalagi  hal sudah ditangani Aparat Penegak Hukum (APH) sehingga hal ini jangan sampai terjadi benturan sesama lembaga.
DPRD adalah legislatif dan APH adalah Yudikatif. “Kita akan menelaah secara detail terlebih dahulu, apakah sesuai aspirasi menjadwalkan ulang atau seperti apa” pungkasnya.

Empat anggota DPRD yang hadir dalam rapat dengar pendapat komisi A terkait pengaduan Organisasi Banteng Merah Putih adalah, Imam Sholihin Ketua DPRD, Miftahul Huda Sekretaris Komisi A keduanya dari Fraksi PKB, Agung Handayo dari Fraksi PDI Perjuangan dan Rasijan dari Fraksi Golkar.

Umpan Berita