oleh

Jatim Targetkan Penyaluran BLT Dana Desa Tuntas Sebelum Lebaran

Kliksajajatim.co – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berupaya penyaluran dan pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) bisa tersalurkan secara maksimal dan selesai sebelum Hari Raya Idul Fitri 1441 H.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parwansa di Gedung negara Grahadi menyerahkan bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) kepada tiga kabupaten di Jatim yaitu  Kab. Lamongan, Kab. Tulungagung dan Kab. Madiun, Rabu (20/5).

Khofifah mengatakan dalam penyalurannya, pihaknya tidak mengenal tanggal merah.

“Saat ada tanggal merah dan bisa melakukan distribusi, maka BLT-DD harus disalurkan. Sehingga diharapkan menjelang Idul Fitri BLT Dana Desa ini bisa dimaksimalkan  disalurkan kepada keluarga penerima manfaat,” tegasnya. 

Ia menjelaskan saat ini ada 6 lapisan Bansos dari pemerintah pusat, mulai dari PKH, BPNT, Bansos Tunai (BST), BLT-DD, perluasan BPNT, hingga Program kartu Pra Kerja. Untuk memperkuatnya, Pemprov Jatim juga telah menyiapkan sejumlah skema Bansos salah satunya adalah suplemen BPNT.

“Kalau di desa ada BLT-DD tapi yang di kota membutuhkan pelapisan lagi, maka dari itu kami siapkan suplemen BPNT,” ucapnya.

Suplemen BPNT ini, menyasar kepada 333.022 KPM penerima BPNT yang berbasis kelurahan,  dengan besaran 50 persen dari yang diberikan pemerintah pusat. Atau jika dinominalkan, Pemprov Jatim menambahkan top up Rp 100 ribu selama tiga bulan. “Dampak sosial ekonomi harus dilakukan monitoring secara detail sehingga intervensi untuk memberikan bansos pun juga detail,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur, Mohammad Yasin memaparkan, hingga Selasa (19/5) malam 30 Pemerintah kabupaten/kota di Jawa Timur sudah menyalurkan BLT-DD.

Bahkan enam Pemkab, yaitu Trenggalek, Madiun, Lumajang, Madiun, Jombang, dan Tulungagung sudah menyalurkan BLT-DD 100 persen. “Total 274.192 KPM yang sudah menerima penyaluran BLT-DD di 2.963 desa dengan nilai Rp 164 miliar 515 juta,” kata Yasin

Yasin menargetkan 80 persen BLT-DD tahap pertama bisa tersalurkan sebelum Hari Raya Idul Fitri. Kabupaten Blitar, Bojonegoro, dan Ngawi sudah 85-87 persen. Daerah yang lain menyusul, kita targetkan untuk tahap 1, bulan Mei ini tuntas,”paparnya.

Yasin menyampaikan, Pemprov Jawa Timur melakukan pengawalan terhadap penyaluran BLT-DD. Dengan penyaluran BLT-DD yang sudah menyasar ke 2.963 desa, Jawa Timur menjadi provinsi terbesar nasional yang telah menyalurkan BLT-DD dan tertinggi se Pulau Jawa.

Yasin menjelaskan, bantuan BLT-DD sebesar Rp 600 ribu selama tiga bulan disalurkan secara non tunai atau cash less dengan menggandeng Bank Jatim, BNI, dan BRI. “Di waktu yang sama Gubernur Jatim juga menyalurkan paket sembako kepada KPM BLT-DD berisi beras, gula, minyak, telur, mie instan, masker, dan vitamin C,” pungkasnya. (*)

Umpan Berita