oleh

Beri Solusi Sampah & Aquatiponik, 2 MA di Jatim Menang Akademi Madrasah Digital

Dua Madrasah Aliyah (MA) di Jatim berhasil menjadi pemenang dalam program Akademi Madrasah Digital (AMD) 2020. Kedua madrasah tersebut masing-masing MA Darussalam Jombang sebagai The Most Applicable lewat karya ‘Aquiots’ berupa solusi sistem aquatiponik bagi urban farming. Atas prestasinya, MA Darussalam Jombang berhak mendapatkan hadiah uang tunai Rp 15 juta dari Kementerian Agama dan modem berserta paket data sebesar 20 GB selama 1 tahun dari XL Axiata.

Selanjutnya MAN 2 Nganjuk yang dinobatkan sebagai Top Contender lewat karya ‘E-Clear’ untuk monitoring dan pemilahan sampah menggunakan teknologi machine learning. Sekolah ini berhak mendapatkan uang tunai Rp 10 juta dari Kemenag dan modem serta paket data XL sebesar 20 GB selama 1 tahun.

Ajang ini dibuat untuk menyiapkan generasi Indonesia Unggul yang siap menghadapi era revolusi industri 4.0 yang mampu menguasai Teknologi Informasi khususnya Internet of Things, Big Data, serta komunikasi dan kewirausahaan. Program ini merupakan bentuk sinergi Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan Madrasah dengan XL Axiata.

Lebih lanjut dia menuturkan, puluhan prototipe solusi Internet of Things (IoT) berhasil tercipta dari tangan para pelajar madrasah peserta program inkubasi Akademi Madrasah Digital 4.0. Di bawah bimbingan Axiata dan Kemenag, inkubasi selama tujuh bulan tersebut juga telah menanamkan pengetahuan dan keahlian kepada para pelajar mengenai pemanfaatan teknologi digital yang bisa dimanfaatkan untuk menjawab problem sosial di masyarakat serta meningkatkan produktivitas dunia usaha.

Tri Wahyuningsih menambahkan, inkubasi dilaksanakan sejak Juli 2020 dan diikuti oleh 110 pelajar dari 22 Madrasah Aliyah di Indonesia. Para pengajar merupakan ahli dari Laboratorium IoT X-Camp milik XL Axiata. Guna menyesuaikan dengan protokol kesehatan terkait COVID-19, program ini dilaksanakan secara daring.

Umpan Berita