Basada Pastikan dua Kegiatan Jama’ah NU sesuai Prokes Covid-19

  • Bagikan

Bojonegoro,- Banser Husada Satuan Koordinasi Cabang (Basada Satkorcab) kabupaten Bojonegoro memastikan dua kegiatan Jama’ah Nahdlatul Ulama sesuai prokes Covid-19 hari ini. Kegiatan yang pertama yakni kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD). Acara tersebut dilaksanakan hari ini (20/11/2021) oleh Pengurus Anak Cabang (PAC) Ansor Kecamatan Ngraho. Bertempat di Pondok Pesantren An-Nur desa Mojorejo.

Pasukan Banser yang bergerak dalam dunia kesehatan itu mengambil peran sebagai petugas yang memastikan semuanya berjalan sesuai Prokes. Mereka menyiapkan seperangkat alat cuci tangan, memastikan masker terpasang dengan benar dan memberikan hand sanitizer.

Sementara itu dilain tempat ada jama’ah NU yang melaksanakan kegiatan di Pondok Pesantren Al-Bahroin Desa Nguken Kecamatan Padangan. Basada di tempat tersebut melakukan hal yang sama dengan yang dilakukan basada di kecamatan Ngraho di atas.

Sofan Solikin Kepala Satuan Kusus Basada mengatakan Alhamdulillah patut di syukuri pasca diklatsus Banser lalu, Basada di kabupaten Bojonegoro anggota kami terus bertambah dan hampir merata di semua kecamatan. “Jadi tinggal kita koordinasikan saja dg sahabat sahabat basada di wilayah tersebut. “Seperti hari Mas dua kegiatan bersamaan kita bisa ikut menghandlenya,” kata Ndan Sofan panggilan akrabnya

Ndan Sofan menambahkan, kegiatan Basada memastikan semua peserta sesuai Prokes Covid-19 yang memang menjadi syarat sekarang ini.

Ndan Sofan berharap “Semoga semua sehat dari awal sampai akhir acara. Pulang kerumah dari kegiatan yang di Kecamatan Padangan atau Kecamatan Ngraho. Hari ini sampai akhir sahabat Basada yang mengawal kegiatan tersebut tetap sehat dan semangat,” harapnya dengan senyum ramahnya.

Hamam As Sulthon Kasetma Satkorcab Bojonegoro mengatakan “Basada semangat hidmat nya yang tak kenal lelah semoga lelahnya menjadi lillah” kata Ndan Hamam panggilan akrabnya

Ndan Hamam menambahkan “Mereka hadir untuk kemanusiaan sebagian kecil wujud nyata pengamalan dari nawa prasetiya Banser” pungkas Ndan Hamam yang juga berprofesi sebagai guru itu

  • Bagikan