oleh

Rampungkan Proyek Jembatan Bahteramas, Sejumlah Bangunan Dirobohkan

Kliksajasultra.co  Proyek pembangunan Jembatan Bahteramas hampir dirampungkan. Empat ruko dan rumah warga di sekitar jembatan pada Kelurahan Kandai, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), harus dirobohkan dengan alat berat oleh Pengadilan Negeri (PN) Kendari, pada Rabu (16/9) sekitar Pukul 09.30 Wita.

Perobohan ini dilakukan di kawasan pemukiman dan pertokoan Cina tertua di Kendari. Sesuai surat penetapan Ketua Pengadilan Negeri Kendari Tanggal 18 Mei 2020 nomor 3,4,5,6/PEN.KON.EKS/2018/PN.K terdapat pada perkara antara Satuan Kerja Badan Pelaksana Jalan Nasional Wilayah II Sultra sebagai pemohon eksekusi.

Panitia PN Kendari, LM Sudisman, mengungkapkan objek eksekusi kali ini adalah empat unit bangunan berupa rumah dan toko milik Silvia Tandriawan, Edhi Chandra, Sonny Jie, dan Katerina Maintano. Para pihak tersebut belum mengambil uang ganti rugi di Pengadilan.

Adapun nominalnya masing-masinh Silvia Tandriawan Rp. 377 juta, Edhi Chandra Rp. 649 juta, Sonny Jie Rp. 1,62 milyar, dan Katerina Maitano Rp. 219 juta. Mereka  telah memenangkan gugatan yang dilayangkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) atas harga ganti rugi tersebut.

Namun, hal itu tidak menghalangi langkah pengadilan untuk melaksanakan eksekusi. Pihak termohon dalam hal ini Kementerian PUPR melakukan upaya hukum banding atas perkara konsinasi ini.

Dalam konteks ini, perkara konsinasi merupakan ganti rugi Pemerintah kepada pihak-pihak yang dikenai proyek Pemerintah. Adapun perhitungan kerugian sudah melalui aprisal atau lembaga yang menghitung nilai tanah dan bangunan.

Jembatan Teluk Kendari yang pengerjaannya dimulai sejak 2015 lalu, ditargetkan selesai pada Oktober 2020. Proyek ini senilai Rp 809 milyar dengan panjang 1,3 km. Berdasarkan agenda, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang akan meresmikan di akhir tahun ini. []

Umpan Berita