Rokgaliya, Cerita Sukses Bisnis Rok Panjang yang Dirintis sejak Kuliah

  • Bagikan

Menjalankan usaha di masa kuliah bukanlah hal yang mustahil. Tidak sedikit cerita sukses para pengusaha dimulai saat masih menjadi mahasiswa. Di sela-sela perkuliahan, mereka sempatkan untuk menjual produk, baik berupa jasa, fesyen, maupun kuliner.

Salah satu pengusaha yang sukses merintis usahanya sejak masa kuliah itu adalah Leila Melati (30 tahun), pemilik brand pakaian Rokgaliya. 

Rokgaliya merupakan brand pakaian dengan produk utama berupa rok panjang. Belakangan, Rokgaliya mengembangkan produk lain berupa baju atasan dan piyama.

Dalam wawancara melalui sambungan telepon pada Sabtu (10/07/2021), Leila menceritakan Rokgaliya dirintis sejak ia masih menjadi mahasiswi di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur.

Ia memilih jualan produk rok karena melihat beberapa temannya yang kesulitan mendapatkan rok di toko-toko pakaian. Apalagi ada beberapa mahasiswi yang diwajibkan menggunakan rok saat kuliah, seperti mahasiswi di Fakultas Kedokteran dan universitas Islam.

“Di toko-toko itu, kalau misalnya kita ke toko baju, bagian roknya itu paling satu deret saja, sedikit, dan itu pilihannya juga tidak banyak. Dari situ kayaknya ada peluang nih jualan rok, khususnya di Malang,” ungkap Leila.

Leila memulai usaha jualan roknya itu secara online. Selain karena tidak membutuhkan banyak modal, jualan secara online juga bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja.

“Alhamdulillah produk rok saya banyak diminati. Setelah cukup modal, saya mulai berani membuka lapak saat ada bazar, di kampus, di mal, atau pada event-event tertentu. Itu kan gak lama ya, paling tiga hari,” tambah Lelila.

Hasil jualan rok itu cukup untuk membiayai keseharian Lelila sebagai seorang mahasiswi. Setelah lulus, ia pun memutuskan untuk melanjutkan usahanya itu.

Ia memilih jalan yang berbeda dari kebanyakan teman-temannya saat itu, yaitu menjadi pegawai negeri sipil (PNS) atau kerja di BUMN.

Pengalaman magang di salah satu perusahaan ketika kuliah sudah cukup memberi pelajaran kepada Leila bahwa bekerja di kantor bukanlah passion dia.

Hingga saat ini, Rokgaliya telah memiliki kantor dan gudang di Bekasi, Jawa Barat, dengan jumlah karyawan sebanyak 21 orang. Dalam waktu satu bulan, Rokgaliya berhasil menjual lebih dari 5.000 produk.

Salah satu kunci keberhasilan Rokgaliya bertahan hingga sepuluh tahun ini adalah inovasi produk. Rokgaliya yang awalnya menjual rok, kini telah menjual produk pakaian lain, seperti atasan dengan brand Bajubojo.

Di tengah pandemi COVID-19, Rokgaliya juga membuat produk baru untuk mendukung program work from home (WFH), seperti piyama berkerah dan rok untuk olahraga.

“Karena aturan PPKM, saya keluarkan produk piyama istilahnya, tapi piyama yang ada kerahnya. Jadi orang-orang yang work from home bisa pakai karena ada kerahnya, jadi kelihatan formal. Kemudian saya juga keluarkan produk rok untuk olahraga. Karena Covid-19 ini olahraganya di rumah juga kan. Jadi kita harus cepat ambil keputusan, buat inovasi baru yang sesuai dengan kondisi yang ada,” kata Leila.

Selain itu, Rokgaliya juga menghadirkan produk yang variatif, mulai dari model, warna, hingga jenis ukuran.

“Biasanya orang itu mengeluarkan produk yang dihitung kan cuma size kecil dan besar, tetapi kami tidak. Kami mengeluarkan produk tidak hanya sebatas size kecil atau besarnya saja, tetapi juga panjangnya. Ada size petite, itu untuk cewek-cewek yang istilahnya mungil, ada juga size reguler, dan juga size tall untuk cewek-cewek yang tinggi. Jadi semua jenis ukuran ada,” jelas Leila. (*)

  • Bagikan