Bangun Kemandirian Kader, Ansor Gayam Undang Dinas Perdagangan Bojonegoro

  • Bagikan

kliksajajtim.co – Bojonegoro – Gerakan Pemuda  Ansor Gayam melaksanakan kegiatan obrolan bareng ansor (OBOR) yang bertemakan kemandirian ekonomi tadi malam (21/01/2022). Kegiatan tersebut bertempat di Kantor MWC NU Desa Gayam Kecamatan Gayam Kabupaten Bojomegoro. Hadir sebagai sebanyak 50 orang.

Dalam kegiatan ini pengurus mengundang narasumber yaitu Ibu Sulistyawati dari Dinas Perdagangan koperasi dan usaha mikro Kabupaten Bojonegoro.

Dalam diskusi tersebut, disampaikan beberapa hal tentang prospek dan strategi bisnis yang bisa dijalankan anggota Ansor secara jangka panjang.

“Bisnis Ekonomi kreatif masih bagus untuk dilakukan, meskipun sekarang pesatnya segmen usaha masih di dominasi sektor kuliner, apapun ide usaha bisa di coba demi peningkatan ekonomi masing – masing,” paparnya

Disisi lain, aspek perijinan juga menjadi titik fokus yang harus menjadi prioritas dalam berwirausaha, sebagaimana pengurusan Nomor Izin Berusaha (NIB) yang sudah bisa diproses dengan cara online.

“Ijin ini menjadi penting jika anggota berhubungan dengan pihak luar yang memang nantinya akan mempertanyakan aspek legal formal, misal akses bantuan ke pihak lain, aspek permodalan,” tambahnya

Tidak hanya itu, kedepan ia berjanji akan menjalin silaturahmi yang lebih kuat kepada Ansor Gayam untuk melakukan upaya kongkret dalam mengawal kemandirian anggota Ansor,.

“Kita nanti akan mendampingi usaha UMKM anggota Ansor sekalian, serta akan meminta delegasi – delegasi jika Dinas Perdagangan ada program penguatan SDM dan lain sebagainya,” jelasnya

Sementara itu, Imam Hambali Ketua GP Ansor Gayam menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah upaya untuk merangsang naluri bisnis kader, supaya lebih memiliki spirit dan memiliki sudut pandang yang luas dalam memandang cakrawala potensi yang ada di Kabupaten Bojonegoro,.

“Dengan dialog seperti ini kita bisa mengetahui gambaran dunia usaha dalam berbagai perspektif, sehingga kedepan kita bisa menangkap peluang yang ada dengan cara dan strategi yang tepat,” ungkapnya

Disisi lain, fungsi Ansor sebagai jembatan penghubung antara pemerintah dan masyarakat akar rumput dapat menginformasikan program – program yang ada di Pemerintah Kabupaten Bojonegoro agar informasj program yang ada dapat terdistribusi dengan baik.

“Akhirnya kita bisa mengerti, ada Kartu Pedagang Produktif (KPP) yang memiliki previlege keringanan bunga, ada upaya stabilitas harga, ada akses untuk memfasilitasi market UMKM, saya rasa sangat banyak manfaatnya dialog yang kita lakukan hari ini,” pungkas Imam Hambali

  • Bagikan