Pengurus LPBI Kalitidu Gelar Silaturohim  & Ta’aruf Pengurus ke Ranting NU

  • Bagikan

kliksajajatim.coBojonegoro – Untuk rekatkan tali ukhuwah islamiah an nahdhiyah, Pengurus Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) MWC NU Kecamatan Kalitidu gelar silaturohim dan ta’aruf pengurus ke Pengurus Ranting NU.

Kegiatan tersebut dilaksanakan hari ini Senin (25/04/2022) di Yayasan Islahiah Desa Kalitidu kecamatan Kalitidu Bojonegoro pada pukul 20.00 WIB. Hadir dalam kegiatan tersebut pengurus Rois Syuriah dan Ketua Tanfidziah MWC NU Kecamatan Kalitidu, ketua dan Sekretaris pengurus ranting NU Se-Kecamatan Kalitidu, Perwakilan Relawan LPBINU Bojonegoro serta semua pengurus LPBI MWC NU Kecamatan Kalitidu.

Agus Priono perwakilan Relawan LPBI NU Bojonegoro mengatakan, LPBI Kalitidu sebelumnya juga sudah bergerak. Dan pergerakan selama ini sangat banyak. “Harapan dibentuknya kepengurusan yang sah seperti ini merupakan untuk memudahkan koordinasi dan menambah pasukan supaya lebih efektif” kata Agus Priono yang juga Kepala Biro Kerjasama Satkorcab Banser Bojonegoro itu.

Sementara itu drg. Sofan Solikin Ketua LPBI MWC NU Kecamatan Kalitidu mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan merupakan kegiatan pengenalan keberadaan LPBI terkait tugas dan tanggungjawabnya. “Kegitan malam ini hanya pengenalan tugas LPBI saja disambung dengan silaturohim” kata drg. Sofan Solikin.

Dokter Sofan panggilan akrabnya melaporkan, setelah SK LPBI MWC NU di terbitkan oleh pengurus MWC pada tanggal 3 Januari 2022, Pengurus LPBI MWC NU langsung mempunyai kegiatan. Kalau dijumlah sudah ada 11 kegiatan. Sebelas kegiatan tersebut disebutkan oleh Dokter Sofan yakni

  1. Pada tanggal 28 Januari 2022 LPBI MWC NU berkoordinasi internal kemudian dilanjut dengan silaturahim ke pemerintah kecamatan Kalitidu. Untuk terwujudnya sinergitas yang baik.
  2. Pada Tanggal 31 Januari 2022 Pengurus LPBI MWC NU Kalitidu bersama sama PC LPBINU Bojonegoro melaksanakan Bhaksos di Kantor PC NU Jl. Jend. Ahmad Yani Bojonegoro sekaligus peringatan Harlah NU.
  3. Pada tanggal 6 Februari 2022 Pengurus LPBI MWC NU Kalitidu mengadakan Bhaksos dengan membuat sosialisasi 3 M, kemudian dilanjut dengan fogging di sekolah NU yang berada di desa Pungpungan.
  4. Pada tanggal 14 Februari 2022 mengadakan Bhaksos dengan membuat sosialisasi 3 M, kemudian dilanjut dengan fogging di Islahiyah Desa Kalitidu.
  5. Pada tanggal 18 februari 2022, terjadi bencana longsor di desa Ngulanan Kecamatan Dander. Pengurus LPBI MWC NU Kalitidu mengirimkan relawan untuk membantu di tempat kejadian. Sepulang dari Desa Ngulanan langsung berkegiatan di sekolah NU yakni Yayasan Al Islamiyah Desa Mayanggeneng dan dilanjut sosialisasi 3 M dan fogging di MI Roudlotut Tolibin Desa Panjunan Kecamatan Kalitidu.
  6. Pada tanggal 10 Maret 2022 Pengurus LPBI MWC NU Kalitidu mengirikan relawan untuk mencari korban tenggelam selama 3 hari bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bojonegoro.
  7. Pada tanggal 12 maret 2022 melaksanakan Bhaksos bersama PAC Ansor Kecamatan Bojonegoro sosialisasi 3 M dan fogging di masjid Baiturrohmat Desa campurejo dan Pondok Roudlotul Ulum.
  8. Pada tanggal 1 April 2022 Lpbi mwc nu kalitidu, adakan bhaksos pengobatan tradisional. Di rumah k. Solihin. Kegiatan
  9. Pada tanggal 10 April kita bagi takjil.
  10. Pada tanggal 21 sampai 23 April 2022, LPBI MWC NU Kalitidu, Diminta Pro Aktif ikut mensukseskan kegiatan sejuta vaksin bersma kemenag TNI POLRI.
  11. Pada tanggal 22 April kita bhaksos di Yayasan Al Makmur Desa Mayangrejo kita bantu merapikan bekas bangunan yang masih ada pondasi ada besi yang membahayakan pejalan kaki dan kurang enak dipandang

Demikian sebelas pekerjaan yang telah dilaporkan oleh dokter Sofan.

“Pengurus LPBI berusaha untuk pro aktif dalam kaitannya dengan kegiatan kebencanaan, kita sangat berharap saran dan masukan dari semuanya karena memang LPBI MWC NU Kalitidu ini masih baru dan kita masih butuh banyak masukkan” tutur Dokter Sofan dengan lembut pada hadirin.

Sementara itu Kyai Solikin S. Pd. I setelah mendengarkan laporan dari LPBI MWC NU mengapresiasi serta memberi semangat dan  menyatakan relawan itu ikhlas berjuang di NU Lillah.

“Jadi Relawan LPBI itu tidak ada yang membayar, tapi insya Allah hidupnya akan berkah jika berkhidmat lewat LPBI” kata Kyai Solikin S. Pd. I

Dalam akhir sambutanya, Solikin S. Pd. I berharap setelah lebaran iedul Fitri semua pengurus ranting membentuk LPBI tingkat ranting.

“setelah lebaran iedul Fitri semua pengurus ranting diharap sudah membentuk LPBI tingkat ranting, sehingga kerja LPBI akan lebih efektif karena semua tingkatan ada” pungkas Pak Solikin panggilan akrabnya.

Sementara itu Drs. Multazam Ketua LPBI NU Cabang Bojonegoro mengatakan, apa yang di lakukan oleh MWC NU Kalitidu terhadap pembentukan LPBI NU sampai ke tingkat ranting NU. MWC NU Kalitidu melihat betapa pentingnya lembaga tersebut ada di setiap Ranting NU.

“Selama ini ranting NU banyak yang belum kenal terhadap LPBI NU” kata Pak Mul panggilan akrabnya.

Pak Mul berharap apa yang dilakukan oleh MWC NU Kalitidu bisa menjadi contoh semuanya.

“Semoga MWC NU Kalitidu menjadi percontohan MWC yang ada di Bojonegoro” pungkas Pak Mul yang juga berprofesi sebagai guru tersebut.

Kegiatan berlangsung sangat gayeng diantara para hadirin sangat menikmati paparan yang disampaikan.

  • Bagikan