Menengok Kedai Kinasih, Harga terjangkau Bisa Ambil Nasi Sekenyangnya

  • Bagikan

kliksajajatim.co – Bojonegoro – Nyammi, terasa bumbu masakannya dan murah harganya, itulah kesan penulis ketika mencoba kuliner tadi malam Kamis, (19/05/2022) di Pasar Kecamatan Dander. Tepatnya di map  https://maps.app.goo.gl/LNUYDbcf5L7BLnWX7 atau Teras sebelah selatan pasar kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. Aneka menu lezat dihidangkan dengan cara penyajian yang apik dan bersih juga sangat berkesan.

Kedai Kinasih itu nama warung tersebut. Menyajikan berbagai masakan yang memanjakan lidah, mulai Penyetan ayam, bebek, seafood. Selain penyetan juga ada rica-rica yang sangat endozz mulai ayam, bebek, belut yang buat mulut ngoweh-ngoweh. Pedaz dan nikmat sangat nagih dimulut.

Penikmat kuliner selalu nampak berjubel ketika sudah mulai buka pukul 17.00 WIB. Dari penelusuran penulis penikmat kuliner di dominasi tetangga desa bahkan ada yang Kecamatan lain. Lukman Hakim salah satunya. Jauh-jauh dari Kecamatan trucuk Kabupaten Bojonegoro datang hanya untuk mekan. “Masakane Mase ini luar biasa, bumbunya sangat terasa sampai mengalir ke otak rasane” kata Lukman yang gobyos karena menikmati rica belut.

Hal yang sama juga dirasakan Udin yang jauh jauh dari Temayang. Dirinya datang bersama dengan lima temannya hanya untuk menikmati sajian kuliner milik Moch. Zainal Abidhin. “Jan mak nyoz masakan buatan mas Zainal Mas, makanya aku ajak temanku ini datang kesini. Karena memang harga juga terjangkau” kata Udin

Moch. Zainal Abidhin pemilik kedai Kinasih mengatakan, Alkhamdulillah warung yang dikelola selalu ramai. Menurutnya awal dari usaha tersebut karena hobinya dalam memasak. “Awalnya hanya buat masakan untuk ortu Mas, tapi ada famili yang singgah dan ikut mencicipi makanan buatanku mereka menyarankan saya buka warung” terang Mas Zainal yang juga ketua Ranting Ansor Desa Growok Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro.

Mas Zainal menambahkan, dalam membuka usaha warung dengan nama “Kedai Kinasih” tersebut mematok untung tidak terlalu banyak. Tapi nyatanya banyak juga untungnya karena omzet setiap hari terus meningkat. “Awal pembukaan dari warung ini hanya masak tiga kilo gram beras. Hari ini sudah sampai lima belas kilo gram” kata Mas Zainal yang sibuk melayani pembelinya.

  • Bagikan