Lagi, Sinergi Terapi Al-Qur’an JRA LDNU dan LPBI NU Sentuh Warga Leran

  • Bagikan

kliksajajatim.co – Bojonegoro – Jam’iyah Ruqyah Aswaja Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (JRA LDNU) dan Lembaga Penanggulangan Bencana Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) MWC Kalitidu, Bojonegoro kompak lakukan kegiatan Pengobatan Massal hari ini Rabu, (07/09/2022). JRA LDNU dengan tehnik terapi Al Qur’an, sementara LPBINU dengan tehnik pengobatan tradisional.

Kegiatan mulia tersebut dilaksanakan di Masjid Sabilul Mutaqin Desa Leran Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro. Dimulai pukul 19.30 WIB nampak hadir Muhammad Maksum Pengurus JRA( LDNU) Wilayah Jawa Timur Kalitidu, Achsin Kamil Al Ibrahim Pembina JRA (LDNU) Kalitidu, drg. Sofan Solikin JRA (LDNU) Kalitidu sekaligus Kepala Divisi Infokom JRA LDNU Bojonegoro, Agus Priyono Sekretaris JRA (LDNU) Kalitidu.

Selain itu nampak hadir juga Ustadz Irfan Wakil ketua JRA Kalitidu, kyai samirun ,kyai kusnan ,Mbah nur, ustadz sobi, lugito , Agus Arifianto, dan puluhan peserta dari Desa Leran dan sekitarnya.

drg. Sofan Solikin Ketua JRA kalitidu dan Kepala Divisi Infokom JRA LDNU Bojonegoro mengatakan, yakinlah dengan Al-Qur’an sebagai Obat u Pertama dan Utama “Harus yakin ,karena kesembuhan nanti mutlak atas kehendak Allah SWT” kata Dokter Sofan panggilan akrabnya.

Dokter Sofan menambahkan, Demikian juga kalau misal sakit gigi, yang pertama dan utama kita berdoa dengan ayat-ayat Al-Qur’an, kalau diberi sembuh cukup dengan doa. “Kalaupun belum perlu okhiyar lain bisa berobat ke Dokter” tambah Dokter Sofan.

Sementara itu Muhammad Maksum dalam sambutannya mengatakan, Al-Qur’an sebagai obat segala penyakit medis dan non medis.

“Al-Qur’an sebagai obat segala penyakit medis dan non medis” kata Muhammad Maksum yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Daruttauhid Al Maliki Dusun Sidokumpul itu.

Sementara itu Achsin Kamil Al Ibrahim dalam sambutanya mengatakan penyakit ada dua faktor. “Yang pertama faktor seringnya marah. Harus mengurangi kemarahan setiap hari ,insya Allah gampang sehat” kata Gus Achsin panggilan akrabnya.

Gus Achsin menambahkan faktor yang kedua kesedihan. “Tidak perlu sedih berlebihan, karena setiap masalah sudah ada takarannya dan akan selesai kalau Allah menyelesaikan” tambah Gus Achsin.

Kyai Hamdan Ketua Pengurus LDNU MWC Kalitidu dan wakil Sekretaris LDNU Pengurus cabang dalam sambutannya menyampaikan bahwa harus yakin dengan Al Qur’an.

“Al-Qur’an merupakan jalan kesembuhan” kata Kyai Hamdan

Pada kesempatan itu Kyai Hamdan juga memperkenalkan Dokter Sofan selaku Ketua JRA LDNU dan juga ketua LPBINU dan juga Banser kesehatan.

Semua peserta diarahkan untuk wudhu bagi yang batal wudhu. Kemudian diarahkan kelokasi ruqyah dengan diberi air mineral. Kegiatan Ruqyah dipimpin oleh Muhammad Maksum dengan membacakan ayat-ayat Al-Qur’an. Setengah jam kemudian berhenti.

Kegiatan Ruqyah selesai pukul 21.30 WIB. Kemudian jika peserta menghendaki pengobatan tradisional diarahkan ke penyehatan LPBINU yang memang sudah di lokasi.

Sampai berita ini ditulis kegiatan masih berlangsung. Tampak Penyehat LPBINU melayani keluhan peserta dengan ramah. Ada yang pakai tehnik bekam, totok Sapu Jagat dan terapi listrik

  • Bagikan