Edukasi Murid & Wali Murid Manba’ul Futuch Belun kunjungi Dinas Damkar Bojonegoro

  • Bagikan

kliksajajatim.co – Bojonegoro – Dalam rangka pembelajar di luar kelas “Outing Class”, Madrasah Ibtadiyah (MI) Manba’ul Futuch Belun, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, hari ini Rabu, (07/09/2022) mengadakan kunjungan edukasi ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan ini dimulai pukul 08.30 sampai jam 10.00 WIB dengan diikuti 56 peserta didik dan 10 pendamping serta 22 wali murid. Selain peserta didik ada juga Paguyuban Wali Murid Manba’ul Futuch yang mengikuti kegiatan tersebut guna mengenalkan dan mempelajari tentang keprofesian pemadam kebakaran dan proses penyelamatan bencana sejak dini pada murid dan wali murid Mamba’ul Futuch.

Teguh Aris S, Kepala bidang Pencegahan, Pengendalian dan Pemberdayaan Masyarakat dinas Pemadam Kebakaran & Penyelamatan Kabupaten Bojonegoro memberikan edukasi serta pengenalan peralatan penunjang tugas personil. Selain itu juga dilakukan sosialisasi penangan kebakaran kompor dan LPG serta cara pemadaman menggunakan kain basah.

“Petugas pemadam tidak hanya memadamkan kebakaran tapi penyelamatan, menangani hewan buas seperti ular, sarang tawon dan lainnya,” terang Pak Teguh panggilan akrabnya.

Pada kesempatan itu, peserta didik dari MI Mamba’ul Futuch Belun, Temayang di perkenalkan setiap alat yang di gunakan oleh petugas dan praktek cara menggunakannya yang di dampingi oleh petugas Damkar.

Sementara itu, Kepala Madrasah Ibtadiyah (MI) Manba’ul Futuch Belun, Ali Muallifin mengatakan, pada dasarnya kegiatan “Outling Class” salah satu metode pembelajaran dimana peserta didik belajar di luar kelas. Outing class ini rutin dilaksanakan setiap satu bulan sekali.

“Outing class seperti kunjungan edukasi ke Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro ini bisa memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi para peserta didik, serta dapat mengetahui seberapa kuat kemampuan peserta didik dan mengajarkan peserta didik untuk bisa bersosialisasi kepada sekitar,” ujarnya.

Ia menambahkan, peserta didik ke depannya bisa memahami bagaimana menghargai pendapat dan perbedaan dari orang lain serta menumbuhkan kemampuan komunikasi yang baik dengan orang lain.

Setelah kegiatan ini kepala sekolah MI Manba’ul Futuch berharap, “semoga saja peserta didik bisa mencari jawaban atas masalah (problem solving) yang mereka hadapi setelah mendapatkan materi dan pelajari dari penjelasan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro ini”.

  • Bagikan