Di Ta’aruf LPBINU Ranting Kuce Dan LPBINU MWC Kalitidu Bahas Program 

  • Bagikan

kliksajajatim.co – Bojonegoro – Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Ranting Kuce Desa Leran Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro hari ini Kamis (04/08/2022) menggelar Ta’aruf. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Dukuh Kuce.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kiyai Zaini Ketua NU Kuce, drg. Sofan Solikin Ketua LPBINU MWC Kalitidu, Agus Priyono Koordinator Relawan LPBINU MWC Kalitidu , Kepala Dusun Kuce , Tokoh Pemuda dan tokoh Pencak Silat, yang semuanya itu masuk dalam kepengurusan LPBINU Ranting Kuce.

Ketua Ranting NU Kuce dalam sambutannya memperkenalkan Pengurus LPBINU MWC Kalitidu pada Pengurus LPBINU Ranting Kuce.

Beliau memperkenalkan satu persatu. ” Ini dokter Sofan dari LPBINU MWC, Kang Agus Priyono dari koordinator Relawan” kata Kiyai Zaini memperkenalkan.

Dalam kesempatan tersebut Kyai Zaini juga menambahkan perlunya saling mengenal, untuk memudahkan koordinasi dan keberlanjutan terhadap kegiatan LPBINU ke depan.

“Seperti besok pagi tanggal 5 akan ada Bhakti Sosial bersih bersih untuk persiapan Sedekah Bumi dan dilanjutkan Sholawatan pada Jum’at besok, nanti akan melibatkan semua unsur baik Pemerintah maupun NU. LPBINU juga dilibatkan” tambah Kiyai Zaini

Dalam kesempatan tersebut Kiyai Zaini juga mengatakan adanya permintaan Bhaksos kesehatan di dusun Kuce.

“Kalau bisa nanti kita adakan bhaksos ,kemudian di lain waktu penerapi dari LPBINU MWC Kalitidu bisa melatih terapi kesehatan tradisional kepada relawan di ranting kuce” dan berseragam supaya Syiar NU nampak pungkas Kiyai Zaini.

drg. Sofan Solikin dalam sambutannya mengatakan siap mengadakan pelatihan terapi Kesehatan Tradisional kalau diminta nanti kita laksanakan. Menurutnya siapa saja boleh di libatkan di kepengurusan LPBINU Ranting Kuce, kalau bisa ada relawan Putri di LPBINU Ranting Kuce.

“Syaratmya harus warga NU” kata Dokter Sofan panggilan akrabnya.

Dokter Sofan menambahkan LPBINU bukan lembaga untuk bersaing dengan lembaga lain yang sudah ada. “Kita nanti berkolaborasi dengan lembaga lain dengan tetap memakai nama jam’iyah kita yaitu NU” tegas Dokter Sofan.

Pada kesempatan tersebut dokter Sofan juga menambahkan Kita sebagai Relawan NU harus siap melayani NU. Dirinya menjelaskan bahwa selama ini melakukan Bhaksos Kesehatan itu wujud dari upaya untuk mencegah bencana Non Alam seperti wabah penyakit.

“Harapannya kita kalau mampu meningkatkan imun maka lebih tahan terhadap penyakit” pungkas Dokter Sofan yang juga Koordinator Tanggap Darurat LPBINU Cabang Bojonegoro itu.

Sementara itu Agus Priyono dalam sambutannya menerangkan bahwa Relawan LPBINU Punya beberapa keahlian terapi Kesehatan Tradisional. Dan setiap Relawan LPBINU melakukan Bhaksos kepada warga NU pasti gratis total.

“Bahkan kalau mau ada pelatihan kita siap memberikan materi pelatihan tersebut secara gratis” kata Agus Priyono

  • Bagikan